Friday, March 07, 2008

Di Pasar Malam

Komidi memutar tangisan tanpa
ujung, menderam-deramkan harapan
dalam dengus tong setan.

Sesekali waktu terantuk gelombang
ombak-banyu, mengingatkan keputus asa-an
tak punya tempat di corong toa.

Malam kian regeng,
di pintu loket
hidup mulai dipertaruhkan.

02/08

0 Comments:

Post a Comment

<< Home